Renungan
Saat itu aku duduk
termenung sambil memikirkan siapakah diriku sebenarnya, Bagaimana cara membahagiakan
kedua orang tua ku, dalam fikiran ku terbesit mungkin aku tidak bisa
membahagiakan mereka berdua, dasar anak yang tidak berguna. selama hidupku cuma
jadi beban saja hanya bisa menyusahkan mereka saja.
tapi dalam hati kecilku
aku sangat ingin sekali membahagiakan mereka,aku ingin berubah, aku ingin
menjadi diriku sendiri,aku ingin menjadi orang yang sukses dan bermanfaat bagi
kedua orang tua ku, akan tetapi hal tersebut tidak mudah seperti yang ku
bayangkan tak semudah seperti membalik telapak tangan, untuk merubah semuanya
yang telah menjadi kebiasaan buruk ku yang mungkin telah mendarah daging dan
sudah tertanam dalam jiwa ku.
Aku seperti orang
kebingungan,tak tau arah dan tak tau tujuan, sekarang aku baru menyadarinya,
jika aku terus-menerus begini mau jadi apa aku , Mungkin jadi orang yang tak
berguna, sampah masyarakat tapi aku tak mau menjadi hal tersebut. aku ingin
berubah menjadi orang yang baik, menjadi orang yang berguna bagi orang tua ku,
masyarakat dan berguna bagi negara ini.
Aku yakin bahwa hidupku
suatu saat tidak akan bergantung pada kedua orang tuaku saja bukan dirimu
apalagi dirinya melainkan hanya bergantung pada diri ku sendiri, hal ini yang
selalu aku ingat dan yang ku tanamkan dalam hati kecil ku agar selalu berbuat
hal yang positif .
Hanya kepada tuhanlah aku
meminta jalan keluar dari permasalahan ku ini dan ku percaya jalan keluar dari
permasalahan hidupku yang pelik ini pasti ada, tak mungkin pencipta membiarkan
ciptaanya terjatuh jurang keterpurukan dan terombang ambing dalam ke tidak
pastian.
Mencari jatidiri adalah
pekerjaan setiap waktuku, tidak pagi, siang, sore bahkan malam tapi tetap saja
aku belum menemukan jati diriku sebenarnya, entah sampai kapan aku begini,
merajut benang-benang kusut tak muda memang tapi tidak mustahil jika ia tekun
dan sabar, banyak salah memang tapi tak mungkin berbuat kesalahan terus
menerus, tak mungkin manusia selalu berbuat salah dan tak mungkin manusia
selalu benar.
Setidaknya aku telah
berusaha menjadi baik, ku percaya hasil yang baik tidak akan menghianati usaha
yang tulus dan ku juga percaya bahwa tuhan ku dapat membuat segalanya menjadi
mungkin tinggal kita percaya apa tidak akan hal itu.
Jogja 23/09/2016
Komentar
Posting Komentar